Kuliah Kerja Nyata Dan Adaptasi Kebiasaan Baru

Pandemi Covid 19 yang melanda dunia berdampak pada semua lini kehidupan masyarakat tak terkecuali pada bidang pendidikan. Tepat hari ini 07 mei 2021 di Indonesia tercatat jumlah terkonfirmasi positif sebanyak 6.327 jiwa dengan kasus meninggal sebanyak 167 jiwa. Semakin meningkatnya jumlah kasus positif di Indonesia, menjadi alasan pemerintah menetapkan program belajar mengajar secara DARING (dalam jaringan).

Selain Proses belajar mengajar yang dilakukan secara DARING, Kuliah Kerja Nyata (KKN) dimasa pandemi ini juga dilakukan dari rumah (DR) serta Kerja Sosial (KS). Hal ini sesuai dengan Keputusan Direktur Jendral Pendidikan Islam Nomor 3394 Tahun 2020 Tentang Petunjuk Teknis Kuliah Kerja Nyata Masa Wabah Corona Virus Desease 2019 (Covid 19). Di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo, KKN Tahun 2020 meskipun dilaksanakan ditengah wabah COVID 19 dengan model dan metode yang berbeda dari KKN tahun sebelumnya namun tak menyurutkan sedikitpun semangat mahasiswa dalam melakukan pengabdian pada masyarakat. Hal ini terlihat dengan jumlah pendaftar KKN Angkatan 38 sebanyak 797 peserta yang merupakan jumlah terbesar selama kurun waktu lima tahun terakhir.

Program-program yang dilaksanakan oleh mahasiswa peserta KKN KS dan KKN DR pun sangat beragam dengan mengusung agenda penting yaitu untuk mengatasi dampak COVID 19 melalui adaptasi kebiasaan baru. Beberapa program mahasiswa KKN KS dan DR seperti Tutorial pembuatan Hand sanitizer yang mudah, murah dan aman, aksi penggalangan dana untuk korban di daerah bencana, sosialisasi bagaimana cara mencuci tangan dengan benar baik melalui poster ataupun video yang dibagikan lewat akun media sosial, cara pembuatan masker kain yang ekonomis dan ramah lingkungan, pembuatan website desa, serta masih banyak lagi program-program yang selain sangat menarik juga menjadi solusi ditengah wabah COVID 19 yang mengharuskan masyarakat untuk beradaptasi dengan kebiasaan-kebiasaan baru.

Program-program yang dilaksanakan oleh mahasiswa peserta KKN KS dan DR ini tentunya sangat membantu masyarakat minimal tentang pentingnya 3M. Memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Karena suara adik-adik sebagai kelompok terpelajar relatif lebih didengar publik ujar bapak Dr. H. Haris Kulle Kepala pusat pengabdian pada masyarakat LP2M IAIN Palopo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *