Sebanyak 38 Judul Penelitian dan Pengabdian pada masyarakat diseminarkan secara online oleh LP2M IAIN Palopo

Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat

Sebanyak 38 Judul Penelitian dan Pengabdian pada masyarakat diseminarkan secara online oleh LP2M IAIN Palopo

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat (LP2M) Institut Agama Islam Negeri Palopo menyelenggarakan Kegiatan Seminar Hasil Penelitian Tahun 2020-2021.

Kepala Pusat Penelitian dan Publikasi LP2M IAIN Palopo Alia Lestari, S.Si.,M.Si menyampaikan bahwa kegitan seminar hasil penelitian ini diikuti 71 orang peneliti dan pengabdi. Kegiatan yang dilaksanakan secara online tersebut dilaksanakan pada hari kamis tanggal 11 November 2021.

“Pada seminar hasil kali ini kami tetap mengundang para dosen, bedanya, kalau biasanya kami undang untuk menghadiri seminar hasil dengan tatap muka kalau sekarang kami undang untuk menghadiri seminar hasil secara online demi menghindari kerumunan,”Ungkap Alia Lestari.

LP2M mencatat, sebanyak 38 hasil penelitian dan pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat diseminarkan pada semester ganjil tahun akademik 2021/2022. Seminar yang dilaksanakan dengan menggunakan aplikasi zoom ini dibagi dalam 5 (lima) Room yang berbeda , masing-masing Room dipandu oleh satu orang moderator yang bertugas memandu jalannya seminar agar terlaksana dengan baik.

Selain moderator di masing-masing Room juga diwakili oleh 2 (dua) orang reviewer. Bertindak sebagai reviewer pada seminar hasil penelitian 2020-2021 ini adalah: (1) Dr. Wahyuddin Halim, Ph.D, (2) Prof.Dr. Hj. Mufidah, M.Ag (3) Dr. Muh. Kamal Zubair,M.Ag, (4) Dr. Ulfiani Rahman, S.Psi.,M.Si, (5) Dr. Syaparuddin, M.Si, dan (6) Dr. Masruddin, S.S.,M.Hum.

Acara yang dibuka oleh Ketua LP2M IAIN Palopo Dr. Kaharuddin, M.Pd.I dalam sambutannya “menjelaskan bahwa tugas dosen selain mendidik juga meneliti, kesadaran dosen IAIN Palopo sebagai peneliti perlu ditumbuhkembangkan, selain itu penelitiannya sebaiknya diarahkan pada penelitian yang berbasis kinerja karenanya perlu dimonitoring luaran/hasil penelitian apakah sudah sesuai standard” imbuhnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *